Urusan Pola Asuh Anak, Pastikan Orang Tua Satu Suara Ya

Selasa, 30 April 2019 | 09:56 WIB

Kompaknya orang tua dalam menetapkan pola asuh untuk anak penting banget. Usahakan, jangan sampai Daddy dan Mommy memperlihatkan beda pendapat terkait pola asuh di depan si kecil ya.

Ihsan Baihaqi Ibnu Bukhari, International Parenting Trainer & Direktur Auladi Parenting School mengatakan, orang tua sebaiknya tidak menunjukkan segala perselisihan dan perbedaan pendapat di depan anak-anak. Misalnya, anak minta dibelikan mainan tapi orang tua belum satu suara apakah akan menurut permintaan si kecil. 

Alhasil, anak merengek. Karena enggak mau pusing, si Daddy lantas meminta anak bertanya pada Mommy. Namun, yang terjadi Mommy justru bertanya balik ke Daddy. Waduh. "Ketika saling lempar tanggung jawab ini terjadi, pesan yang diterima anak adalah, 'Daddy sudah oke, tinggal Mommy nih', atau 'Mommy sebetulnya membolehkan, tinggal membujuk Daddy. Lalu, ketika Daddy dan Mommy ternyata melarang, anak akan bingung. Dia akan berusaha lebih keras menaklukkan salah satu orang tua," kata pria yang akrab disapa Abah mengutip bukunya yang berjudul Yuk, Jadi Orangtua Shalih!

Menurutnya, dalam situasi yang tidak terduga seperti ini, baiknya siapa pun yang dimintai mainan lebih dulu, bisa langsung memutuskan. Misal Mommy memutuskan anak tak boleh beli mainan, kata Ihsan, Daddy juga harus mendukung keputusan Mommy. "Kalaupun keputusannya tidak sejalan, bicarakan nanti ketika sedang berdua. Daddy Mommy perlu mengevaluasi setiap keputusan tak terduga untuk mempelajari kecenderungan masing-masing dan mencari titik temunya," tambah Ihsan.

Apabila kedua orang tua tidak kompak, anak bisa saja menyimpulkan salah satu orang tua lebih pelit atau lebih galak. Nah, ke depannya, kecenderungan ini akan dimanfaatkan anak-anak untuk mendapatkan keinginan mereka.

Mengutip The Spruce, ketika orang tua terlihat berbeda pandangan, anak-anak akan mencoba memanipulasi dan mendekati orang tua yang lebih bisa 'berdamai' dan lunak lebih dahulu. Di saat seperti ini, Mommy dan Daddy tetaplah menjadi orang tua yang lebih terstruktur dan memiliki aturan.

Ada sejumlah hal negatif yang terjadi di dalam keluarga apabila tidak ada kata sepakat dari orang tua terkait gaya pengasuhan, yakni:

1. Anak merasa bingung dengan keputusan yang berbeda antara Daddy dan Mommynya
2. Anak-anak bisa saja lebih tertarik pada salah satu orang tua karena dianggap lebih baik
3. Saat dewasa, konflik tak terselesaikan yang dialami anak saat kecil bisa memicu pada keterasingan atau depresi.

Bagikan ke :